Minimnya Keterkaitan Pelajar Terhadap Organisasi

                                        Minimnya Keterkaitan Pelajar Terhadap Organisasi


Majalah ISMA, Cianjur  -  Pelajar merupakan suatu potensi bagi negara sebagai armada dalam kemajuan bangsa. Peran pelajar sangat penting dalam mengisi pembangunan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa. Saat era globalisasi seperti sekarang peran pelajar sangat berpengaruh terhadap bangsa. Baik dalam lingkup ilmu pengetahuan, etika, para pelajar yang akan merubah status suatu bangsa, karena pelajar merupakan sosok insan akademis yang sedang menjalankan aktifitas pendidikan yang terbilang sangat penting.

Sebagai generasi penerus bangsa yang akan menjadi akar bangsa Indonesia di masa mendatang pelajar harus dapat mewujudkan cita-cita dan tujuan  nasional dengan memiliki modal dasar yang membuat ia mampu disebut sebagai agent of change (agen perubahan) dan agent of social control (agen pengawas sosial)

Untuk mewujudkan 2 hal tersebut tentunya seorang pelajar harus memiliki banyak prestasi, pelajaran serta pengalaman. Sekolah dan belajar akademik saja tidak cukup bagi para pelajar untuk menjadi seseorang memiliki mental dan kepercayaana diri yang tinggi. Terkadang ada orang pintar namun tidak bisa memperlihatkan kepintaran nya karena dia tidak percaya diri ketika berbicara di depan umum.

Beda hal nya dengan para pelajar yang mengikuti beberapa organisasi, kepercayaan diri mereka akan tinggi serta mereka mempunyai rasa tanggung jawab yang besar akan akademisi dan organisasi. Para pelajar yang ikut berpartisipasi dalam suatu organisasi akan bisa belajar memanage waktu dengan baik dan tentunya mereka juga mendapat pengalaman berharga serta relasi yang banyak yang tidak bisa didapatkan oleh pelajar yang hanya sekolah dan belajar akademik saja

Namun banyak sekali para pelajar yang tidak tertarik dengan organisasi karena mereka menganggap bahwa mengikuti organisasi hanya suatu hal yang tidak bermanfaat bagi mereka dan hanya membuang buang waktu saja. Orang tua dari beberapa pelajar terkadang melarang anaknya untuk ikut berorganisasi dengan alasan supaya anak tersebut fokus akan akademik. 

Ada juga yang beralasan bahwa ketika dia mengikuti suatu organisasi maka nilai akademik akan turun, padahal akademisi dan organisasi bukan suatu hal yang harus dibandingkan tetapi harus disandingkan. Jadi jangan takut nilai akademik turun gara gara mengikuti organisasi karena mengikuti suatu organisasi akan memberikan dampak yang lebih positif terhadap perkembangan nilai akademik dan juga dapat meningkatkan skil yang tidak bisa didapatkan ketika belajar di kelas saja.

 

 

                                   

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama